Jumat, 23 Desember 2016

AL JAZIRI (BAPAK ROBOTIK DUNIA)

Abū al-'Iz Ibn Ismā'īl ibn al-Razāz al-Jazarī adalah seorang Ilmuwan dari Al-Jazira, Mesopotamia, yang hidup pada abad pertengahan.Ia dikenal sebagai seorang insinyur yang merangkap ahli matematika hingga pengrajin.Dia adalah penulis Kitáb fí ma'rifat al-hiyal al-handasiyya (Buku Pengetahuan Ilmu Mekanik) tahun 1206, dimana dia menjelaskan lima puluh peralatan mekanik berikut instruksi tentang bagaimana cara merakitnya.
Sayangnya,tidak banyak informasi mengenai kehidupan pribadi Al-Jazari.Satu-satunya sumber yang mengupas autobiografinya ada dalam pengantar buku yang ditulisnya.Pemilik nama lengkap Al-Shaykh Rais al-Amal Budi al-Zaman Abu al-Izz bin Ismail bin ar-Razzaz al-Jazari ini diperkirakan lahir pada tahun 1136. Sebutan Al-Jazari merujuk pada tempat kelahirannya di Jazirah Ibnu Umar, Diyar Bakir,Turki.Ada juga pendapat yang menyebutkan bahwa Al-Jazari lahir di Al-Jazira, sebuah kawasan di sebelah utra Mesopotamia (sebelah utara Irak dan timur Laut Syiria).
Al-Jazari mengabdikan diri sepenuhnya kepada raja-raja Dinasti Artuqid di Turki sejak tahun 1174-1200. Ia melanjutkan pengabdian ayahnya sebagai seorang insinyur dengan menciptakan berbagai mesin. Atas permintaan Sultan Nashrudin Mahmud, Al-Jazari menuliskan seluruh penemuannya dalam suatu risalah yang fenomenal , Kitab Fi Ma'rifatil Hiyal al-Handasiyyah (Book of Knowledge of Ingenious Mecahnical Devices). Setelah 25 tahun menjadi ahli teknik di bawah kepemimpinan tiga raja Dinasti Artuqid,ia wafat beberapa bulan setelah menyelesaikan karyanya.
Risalah yang berisi 50 penemuan yang diciptakan oleh Al-Jazari mengundang kekaguman dari pada sejarawan teknologi dunia. Di dalam risalah tersebut, ia memaparkan berbagai petunjuk dan tata cara untuk membuat peralatan atau teknologi yang diciptakannya, sehingga memungkinkan setiap pembaca bisa merangkai dan mempraktikan beragam penemuannya tersebut.Sebagai seorang kepala insinyur kerajaan,Al-Jazari tidak hanya mampu menciptakan robot pemain musik, tetapi juga telah memelopori lahirnya sederet adikarya dalam bidang teknik dan teknologi. Berikut adalah sumbangsing Al-Jazari bagi dunia teknologi modern yang bisa dipelajari dan dikembangkan untuk pembelajaran ilmu pengetahuan.
Al-Jazari adalah bagian dari tradisi pengrajin sehingga lebih cenderung sebagai praktisi insinyur daripada penemu yang tampaknya "lebih tertarik kepada proses pengerjaan yang diperlukan untuk membangun suatu alat daripada teknologi yang berada dibelakangnya" dan mesin-mesin ciptaannya biasanya "dirakit berdasarkan trial and error daripada perhitungan teoritis." Bukunya "Pengetahuan Ilmu Mekanik" tampaknya menjadi sangat populer sebagaimana telah banyak terlihat dalam sejumlah besar salinan manuskrip, dan seperti yang berulang kali dijelaskan olehnya, dia hanya menjelaskan peralatan-peralatan yang dibangunnya sendiri.Menurut Mayr, gaya bahasa dalam buku tersebut seperti buku modern do-it-yourself.
Beberapa peralatannya terinspirasi oleh peralatan-peralatan sebelumnya, seperti salah satu jam airnya yang monumental, yang berdasarkan Pseudo-Archimedes. Dia juga mengutip pengaruh Banu Musa bersaudara untuk air mancurnya,al-Asturlabi untuk desain jam lilin,dan Hibat Allah ibn al-Husayn (d. 1139) untuk musical automata.Al-Jazari melanjutkan dengan menggambarkan perbaikan yang dibuatnya terhadap hasil karya pendahulunya,dan menjelaskan peralatan-peralatan,tehnik-tehnik,dan komponen-komponen yang merupakan penemuan orisinilnya yang tidak tampak dalam hasil karya pendahulunya.
Aspek paling penting dari mesin-mesin Al-Jazari adalah mekanisme,komponen,ide, metode,dan desain fitur yang dikerjakannya.Poros bubungan, pertama kali diperkenalkan tahun 1206 oleh al-Jazari, yang menerapkannya dalam Automaton ciptaannya, water clocks (such as the candle clock) and water-raising machines. Bubungan (cam) dan poros bubungan selanjutnya muncul dalam mekanik Eropa mulai abad ke-14.
Disamping prestasinya sebagai penemu dan insinyur,al-Jazari juga seorang seniman.Dalam "Buku Pengetahuan Ilmu Mekanik"dia memberikan instruksi tentang penemuan-penemuannya dan menggambarkannya menggunakan lukisan miniatur, gaya seni Islam abad pertengahan.
Al-Jazari mampu menemukan berbagai macam alat-alat sederhana yang menjadi cikal bakal robot saat ini.Lewat bukunya yang berjudul The Book of Knowledge of Ingenious Mechanical Devices,Al-Jazari memperkenalkan sekitar 100 alat berbasis teknologi mekanik beserta tata cara untuk membuatnya.Bangsa barat pun banyak yang memuji karya-karya Al-Jazari,bahkan teknologi pembagian gir roda buatannya digunakan oleh beberapa ahli seperti jam astronomi milik Giovanni de Dondi pada tahun 1364 dan desain mesin terdahulu milik Francesco di Giorgio (1501), sehingga idenya tentang robot semakin menyebar di Eropa.
Hingga saat ini para peneliti masih menganggap rangkaian instruksi yang ada di dalam buku Al-Jazari merupakan yang 'terkaya' dan penuh dengan informasi penting, baik dari segi desain, manufaktur, hingga perakitan. Ini adalah bukti bahwa Al-Jazari tidak hanya menggabungkan ilmu dari Arab dan non Arab,tetapi juga menambahkan unsur kreativitasnya. Alhasil dalam karyanya kita bisa melihat alat-alat yang diberi tambahan sistem mekanika rumit hingga alat hidrolis untuk membuat robotnya otomatis.
Salah satu penemuannya yang terkenal adalah The elephant clock atau 'jam gajah' yang terdiri dari jam hidrolik berbentuk gajah.Di atas gajah tersebut terdapat dekorasi berbentuk tenda mini yang menjadi tempat komponen jam hingga patung-patung yang bergerak dan berbunyi tiap setengah jam sekali. Jam gajah ini telah mengusung sebuah siklus mekanik yang secara otomatis menggerakkan seluruh bagian jam,mirip dengan dasar mekanika robot saat ini.   Berikut beberapa penemuan Al-Jazari di bidang mekanik :
Mesin Engkol
Al-Jazari berhasil menciptakan mesin engkol yang terhubung dengan sistem rod (batang) pada tahun 1206.
Roda Gigi
Roda gigi merupakan penemuan penting milik Al-Jazari. Dialah insinyur perintis yang menemukan roda gigi. Penemuan tersebut jauh mendahului jam astronomi Giovanni de Dondi pada tahun 1364 dan karya Francesco di Giorgio (1501) dalam desain permesinan Eropa.






Mesin Pompa Air
Al-Jazari ilmuwan muslim menemukan lima jenis mesin untuk menaikkan air, diantaranya watermill dan waterwheel









Jam
Al-Jazari juga merancang dan membuat beragam jam. Ada jam air, jam lilin, termasuk jam portabel bertenaga air yang mirip jam tangan modern. Ia juga menemukan jam astronomis bertenaga air untuk menampilkan model matahari, bulan, dan bintang-bintang yang bergerak. Jam gajah adalah inovasi lain yang memadukan jam air dan automasi dengan penunjukkan waktu yang akurat. Jam ini sempat sukses direkontruksi di Science Museum, London, pada tahun 1976.
Piston
Salah satu ciptaan yang luar biasa dari Al-Jazari adalah mesin pompa yang digerakkan oleh air dengan bantuan piston.
Contoh lain dari robot mutakhir Al-Jazari adalah satu set robot drumband otomatis untuk menghibur peserta jamuan minum.Robot-robot berbentuk manusia buatannya duduk di atas perahu dengan teknologi hidrolik yang mampu menggerakkan dan memainkan alat musik yang mereka pegang.Hebatnya,Al-Jazari berhasil menemukan setingan yang pas untuk membuat mereka bersuara dengan irama yang merdu.Penemuan penting lainnya di era kejayaan Islam yang tidak kalah menarik adalah pencuci tangan otomatis dengan mekanisme pengurasan.Kini, mekanisme yang dikembangkan oleh Al-Jazari digunakan dalam sistem kerja toilet modern. Robot pencuci tangan otomatis berbentuk seorang wanita yang berdiri dengan sebuah baskom berisi air. Ketika seorang pengguna menahan tuas, air akan mengering dan robot wanita itu akan kembali mengisi baskom dengan air.
Robot lainnya yang dikembangkan oleh Al-Jazari adalah air mancur burung merak. Robot ini berfungsi sebagai pengganti pembantu atau pelayan. Robot tersebut bisa memudahkan seseorang saat membersihkan tangan, karena robot burung merak itu akan menawarkan sabut dan handuk secara otomatis.
Al-Jazari juga menciptakan robot burung merak otomatis yang bisa bergerak. Ia menggerakkan robot burung merak tersebut menggunakan tenaga air. Teknologi robot lainnya yang ditemukan oleh Al-Jazari adalah pintu otomatis sebagai bagian dari salah satu jam air yang diciptakannya.Selain itu, ia juga menciptakan teknologi otomatis lainnya yang berfungsi membantu dan memedahkan tugas manusia,misalnya peralatan rumah tangga dan musik otomatis yang digerakkan oleh tenaga air.

Referensi: berbagai sumber ,https://id.wikipedia.org


Posting Komentar