Selasa, 03 Januari 2017

DURIAN sang RAJA BUAH

Durian adalah nama tumbuhan tropis yang berasal dari wilayah Asia Tenggara,ini diambil dari ciri khas kulit buahnya yang keras dan berlekuk-lekuk tajam serta berduri Sebutan populernya adalah "raja dari segala buah"(King of Fruit),meskipun banyak orang yang menyukainya, namun ada yg tidak menyukainya karena aromanya tajam(menyengat hidung.Durian di Jawa dikenal sebagai duren (bahasa Jawa, bahasa Betawi) dan kadu (bahasa Sunda),Di Sumatera dikenal sebagai durian dan duren (bahasa Gayo),Di Sulawesi, orang Manado menyebutnya duriang, sementara orang Toraja duliang,Di Kota Ambon dan kepulauan Lease biasa disebut sebagai Doriang,Di Pulau Seram bagian timur disebut rulen.Pusat keanekaragaman durian adalah Pulau Kalimantan,Daerah-daerah sekitarnya juga memilki beberapa plasma nutfah durian,seperti Mindanao,Sumatera,dan Semenanjung Malaya
meskipun tidak semelimpah di Kalimantan. Meskipun demikian,pengekspor utama durian adalah Thailand,yang mampu mengembangkan kultivar dengan mutu tinggi dan sistem budidaya yang baik.Tempat lain yang membudidayakan durian dengan orientasi pasar ekspor adalah Mindanao di Filipina,Queensland di Australia,Kamboja,Laos,Vietnam,India,dan Sri Lanka.

(sekali lagi republik ini menyadi penonton padahal tuhan telah menganugerahkan tanah kita dengan kekayaan nomor wahid dalam urusan durian),Bahkan di Filipina, pusat penghasil durian adalah di daerah Davao di Pulau Mindanao.Festival Kadayawan merupakan perayaan tahunan untuk durian di Davao City.Pohon durian dapat tumbuh tinggi hingga mencapai ketinggian 25–50 m tergantung spesiesnya,pohon durian sering memiliki banir(akar papan),Pepagan (kulit batang) berwarna coklat kemerahan,mengelupas tak beraturan,Tajuknya rindang dan renggang,Daun berbentuk jorong hingga lanset, 10-15(-17) cm × 3-4,5(-12,5) cm;terletak berseling; bertangkai;berpangkal lancip atau tumpul dan berujung lancip melandai;sisi atas berwarna hijau terang, sisi bawah tertutup sisik-sisik berwarna perak atau keemasan dengan bulu-bulu bintang.Bunga (juga buahnya) muncul langsung dari batang (cauliflorous) atau cabang-cabang yang tua di bagian pangkal (proximal).


Bunga Durian terdiri dari karangan (Rakong dalam bahasa mahap) bisa berisi 3-25bkuntum berbentuk tukal atau malai rata.Kuncup bunganya membulat, sekitar 2 cm diameternya, bertangkai panjang,sedangkan kelopak bunga bentuk tabung sepanjang lk.3 cm,daun kelopak tambahan terpecah menjadi 2-3 cuping berbentuk bundar telur.bunga durian memilik mahkota bentuk sudip,kira-kira 2×panjang kelopak,berjumlah 4-6 helai,berwarnakeputih-putihan dan ada juga putihagak kehijauan,Benang sarinya banyak,terbagi ke dalam 4-5 berkas;kepala putiknya membentuk bongkol,dengan tangkai yang pipih.bungadurian beraroma wangi yang berasal dari kelenjar nektar di bagian pangkalnya untuk menarik perhatian kelelawar dan serangga lain sebagai penyerbuk utamanya.Kajian di Malaysia pada tahun 1970-an menunjukkan bahwa penyerbuk durian adalah kelelawar Eonycteris spelaea.Penelitian tahun 1996 lebih jauh menunjukkan bahwa hewan lain,seperti burung madu Nectariniidae dan lebah serta serangga lainnyaturut serta dalam penyerbukan bunga durian.
Bunga durian,keluar langsung dari batang/cabang ranting,bagian putik yg terdapat serbuk sarinya akan belendir bila terkena air atau udara basah,bahkan di beberapa daerah di kalimantan bunga durian yakni tangkai putik (sisir Durian)setelah dibersihkan dapat dijadikan bahkan sering di jadikan sayur oleh masyarakat lokal,rasanya yang khas serta keberadaanya yg tidak setiap hari atau sepanjang tahun ada menyebabkan pada musim durian berbunga ramai masyarakat mencari atau memungut bunga durian (sisir durian)yang gugur ketanah.
Buah durian berbentuk bulat,bulat telur hingga lonjong,dengan panjang hingga 40 cm dan diameter hingga 20 cm,dengan Kulit buahnya tebal,permukaannya bersudut tajam ("berduri") dengan warna serta ukuran duri yang berbeda tergantung jenis buahnya,di kalimantan khususnya Nanga Mahap nama atau jenis buah durian diambil berdasarkan dari jenis duri dan bentuk buah serta pola tekstur isi serta rasanya dan durian yang selalu di berinama durian Tembaga merupakan jenis durian dengan kualitas atau ketebal (Lunak) nomor wahid.Buah berkembang setelah pembuahan dan memerlukan 4-6 bulan untuk mencapai tingkat kematangan dan akan gugur secara alami.Pada masa pemasakan terjadi persaingan dan penyeleksian ilmih yang mengakibatkan hampir dari 1/3 buah akan gugur.Pada umumnya berat buah durian dapat mencapai 1,5 hingga 7,5 kilogram.Setiap buah, Durian mungkin diserang oleh ulat perusak yang bertelur di dalam buah yang berkembang menjadi larva atau dalam bahasa mahap di sebut “ulat kapang”

Durian sangat beraneka ragam di Indonesia tercatat ada 20 spesies atau jenis durian,bahkan Durian yang sering di jumpai di pasaran  pun memiliki banyak variasi.Lembaga penelitian di Indonesia,Malaysia,dan Thailand telah merilis berbagai kultivar durian unggul,Selain itu terdapat pula ras-ras lokal yang dikenal baik namun belum mengalami tahap seleksi untuk meningkatkan kualitasnya.Terdapat lebih dari 55 varietas/jenis durian budidaya,dan hingga 2005 terdapat 38 kultivar unggul yang telah diseleksi dan diperbanyak secara vegetatif.Sebagai tumbuhan tropis Durian dapat tumbuh di sekitar khatulistiwa hingga ketinggian 800 m dpl.serta menjauh hingga garis lintang 18° di Thailand dan Queensland
Curah hujan yang cukup sekurang-kurangnya 1500 mm,yang tersebar merata sepanjang tahun. antara dapat terjadi dengan produksi buah yang biasa-biasa saja.Tanaman ini memerlukan tanah yang dalam,ringan dan berdrainase baik.Derajat keasaman optimal adalah 6-6,5.Tanah masam, seperti latosol atau podsolik merah kuning memerlukan pengapuran agar tanaman tumbuh baik.Durian muda juga memerlukan lindungan alam,agar pohon atau cabang-cabangnya yang sarat buah tidak patah diterpa angin yang kuat,Muka air tanah tidak boleh kurang dari 150 cm karena air tanah yang terlalu rendah berakibat buah kurang baik.namu Durian yang tumbh di alam bisa tumbuh dalam keadaan tanah atau jeni permukanaan tanh yang beragam seperti lembah dan perbukitan bisa di tumbuhi pohon durian.Gizi yang terkandung pada buah durian tidak banyak seperti buah pada umumnya namun bagi penyuka buah yang satu ini gizi atau nutrisi bukanlah tujuan dari pencicipan nya adapun kandunag gizidan nutrisi dalam buah durian diantaranya adalah; Setiap 100 g salut biji mengandung 67 g air, 28,3 g karbohidrat, 2,5 g lemak, 2,5 g protein, 1,4 g serat; serta memiliki nilai energi sebesar 520 kJ. Durian juga banyak mengandung vitamin B1, vitamin B2, dan vitamin C; serta kalium, kalsium dan fosfor.
Secara ilmiah, klaim-klaim di atas tidak pernah dibuktikan. Kemungkinannya ialah karena kandungan nutrisi durian yang padat,orang yang makan durian sering makan kebanyakan sehingga akhirnya mengalami kenaikan tekanan darah,Hal tersebut merupakan reaksi yang alamiah jika terlalu banyak memakan makanan apapun.Beberapa bagian tumbuhan kadang-kadang dimanfaatkan sebagai bahan obat tradisional.Akarnya dimanfaatkan sebagai obat demam.Daunnya,dicampur dengan jeringau (Acorus calamus), digunakan untuk menyembuhkan cantengan (infeksi pada kuku). Kulit buahnya untuk mengobati ruam pada kulit (sakit kurap) dan susah buang air besar (sembelit). Kulit buah ini pun biasa dibakar dan abunya digunakan dalam ramuan untuk melancarkan haid dan menggugurkan kandungan. Abu dan air rendaman abu ini juga digunakan sebagai campuran pewarna tradisional.bahkan beberapa masyarakat di Jawa menggunakan kulit durian yang telah dimakan sebagai pengusir (repellent) nyamuk dengan meletakkannya di sudut ruangan.
Durian adalah buah musiman yang dulunya dipanen sekali setahun. Sekarang panen durian dapat dilakukan hingga dua kali setahun.



Referebsi:Berbagai sumber.









Posting Komentar